Selasa, 16 Juni 2009

Transfer Data Besar Dengan Lebih Cepat dan Aman

Tidak banyak kita temukan aplikasi gratis keluaran Microsoft yang benar-benar berguna. Salah satu dari yang sedikit itu adalah RichCopy. Alat yang sangat berguna untuk melakukan penyalinana file dalam jumlah dan ukuran besar ini sebenarnya sudah ada sejak Windows 95, tapi Anda tidak akan bisa menggunakannya jika tidak menjadi karyawan Microsoft. Aplikasi ini pertama kali bernama RoboCopy dikembangkan oleh insinyur Microsoft bernama Derk Benisch untuk kalangan internal. Waktu itu belum memiliki antar muka, sehingga Anda harus paham command-line untuk dapat menggunakannya. Tahun 2001 dibuat Robocopy dengn GUI (Graphical User Interface) yang masih sederhana. Oleh Ken Tamaru apliaksi tersebut terus dikembangkan dan akhirnya di tahun ini aplikasi tersebut dikeluarkan tidak hanya dengan tampilannya yang baru tapi juga dengan nama baru, yaitu RichCopy yang sudah lebih sempurna dan bisa digunakan oleh banyak orang.

Ada banyak alasan kenapa Anda butuh aplikasi RichCopy ini untuk melakukan tugas menyalin di komputer berbasis Windows. Pertama, aplikasi ini bisa menyalin file dari berbagai lokasi (atau folder) ke dalam satu lokasi tertentu. Jadi, Anda tidak perlu menjalankan banyak proses salin untuk menggabungkan bermacam file (seperti musik, foto, video dan lainnya) yang mungkin tersebar di banyak lokasi berbeda.

Tidak seperti proses salin yang biasanya ada di Windows yang menyalin file secara berurut antara satu dengan lainnya. RichCopy dapat menyalin banyak file secara paralel (multithread) sehingga prosesnya dapat berjalan dengan lebih cepat.

RichCopy sangat berguna saat Anda menyalin banyak file atau memindahkan file yang berukuran besar. Seringkali proses penyalinan yang sedang berjalan terhenti tiba-tiba, biasanya disebabkan oleh komputer yang hang atau bottleneck pada jaringan. Tentunya Anda harus mengecek file apa saja yang sudah terkirim ke tempat tujuan untuk mengirim kembali file yang tersisa. Dan yang membuat jengkel adalah satu file yang berukuran besar, walaupun sebagian besar file tersebut sudah terkirim dengan ukuran tertentu ke tempat tujuan namun jika proses transfer terhenti, maka file tersebut harus dikirim kembali seluruhnya dari awal.

Untuk mengatasi masalah tersebut aplikasi ini memungkinkan Anda untuk melakukan pause dan resume terhadap proses transfer yang sedang berjalan, jadi seakan-akan Anda sedang mengunduh file dari internet dengan download manager. Jika tiba-tiba ada gangguan yang menyebabakan proses transfer terhenti, hal tersebut tidak membuat Anda harus mengulang prosesnya dari awal, tapi Anda bisa melanjutkannya kembali dari ukuran file terakhir yang tersisa.

RichCopy FileCopy.jpg


RichCopy Options.jpg


Jika, Anda merasa membutuhkan aplikasi mungil berukuran 5,78 MB ini, bisa Anda unduh langsung di sini

Kamis, 11 Juni 2009

Sony Kalahkan Microsoft

Ketika Microsoft mengumumkan kamera motion-sensing, Project Natal, pada press conference di E3, ini menjadi titik balik bahwa pengembang alat software untuk alat yang diumumkan akan dirilis dalam waktu dekat. Kemudian, dalam interview dengan GameSpot, kepala Microsoft Game Studios, Phil Spencer mengumumkan bahwa alat ini telah dipresentasikan kepada 2 dari sekian banyak pengembang game terbaik--Epic Games (Gears of War 2) dan Bungie Studios (Halo 3:ODST)--yang sedang melakukan uji coba dengan teknologi ini.

Ketika Sony menunjukkan sistem motion-sensing--bedasarkan Playstation Eye, dengan sinar infra merah, dan stik nirkabel--ini merupakan fase awal dari pengembangan. Saat itu juga, Lionhead Studios milik Microsoft telah membuat sebuah program interaktif mood-sensing bernama Milo, Sony memiliki alat yang lebih primitif (tapi tetap mengesankan) di mana objek dimanipulasi dan musuh dihabisi dengan senjata virtual.

Sekarang, usaha Sony untuk mengembangkan sistem motion-sensing akan lebih sulit. Berbicara kepada GameSpot, wakil senior presiden marketing Sony Computer Entertainment America (SCEA), Peter Dille memberitahukan teknologi yang pertama kali ditunjukkan untuk dipatenkan tahun lalu sudah berada di tangan pengembang.

"Kami sudah sedikit melewati fase penelitian," dia berkata pada GameSpot. "Kami juga mengadakan pembicaraan dengan komunitas pihak ketiga. Alat ini juga sudah berada di pihak tersebut. Mereka mengerjakan hal teknis dan mereka sangat senang."

Rabu, 10 Juni 2009

Dasi USB dengan Kamera Mata-mata

Thanko, produsen spesialis produk-produk USB, kali ini menawarkan sebuah dasi yang dilengkapi dengan sebuah kamera mini yang hampir sama sekali tidak terlihat. Dan dasi USB ini juga disertakan dengan sebuah remote control kecil.





Anda membutuhkan Windows XP atau Vista untuk dapat menggunakannya. Kameranya memiliki internal memory sebesar 4GB, yang cukup untuk menyimpan video dengan durasi sampai 4 jam (dalam bentuk file avi dengan resolusi 352 x 288 pixel). Thanko mengklaim bahwa pengguna dapat merekam video secara terus menerus selama 7 sampai 30 menit. Dan baterainya membutuhkan waktu 2 jam untuk diisi. Di Jepang dasi ini diberikan harga sebesar 130US$. (CrunchGear)

Sabtu, 06 Juni 2009

Windows 7 Mampu Gandakan Kartu Jaringan WLAN

Dengan beredarnya Windows 7 versi RC secara luas melalui sumber unduh resmi atau pun melalui torrent bukan berarti Anda sudah bisa merasakan semua fitur-fitur yang dimiliki oleh sistem operasi tersebut. Fitur ini sepertinya tidak segelamor kumpulan wallpaper terbaru, Aero Snap atau taskbar dengan ikon besar di Windows 7. Ternyata Microsoft sudah menanamkan teknologi jaringan terbaru ke dalam sistem Windows 7, namun sayangnya karena ketiadaan driver pendukung maka fitur tersebut untuk saat ini belum dapat digunakan.

Teknologi yang sebenarnya sudah dikembangkan sejak tahun 2002 oleh tim peneliti Microsoft ini dinamakan Virtual WiFi atau VWiFi, pada awalnya bernama MultiNet, yaitu sebuah arsitektur virtualisasi untuk kartu WLAN (Wireless LAN) yang mampu menggandakan adapter/ kartu jaringan wireless tunggal, sehingga secara virtual komputer menganggap ada lebih dari satu adapter yang terpasang. Cara kerja VWiFi sangat mirip dengan bagaimana aplikasi virtualisasi semacam VMWare dan VirtualBox yang bekerja di sistem operasi sehingga satu komputer bisa menjalankan beberapa sistem operasi secara bersamaan. Teknik tersebut sudah dimanfaatkan secara luas dan mampu memberikan keuntungan dari sisi efisiensi.

Pasti Anda berpikir kira-kira keuntungan apa yang bisa didapat dengan hadirnya teknologi VWiFi bagi para penggunanya, semisal Anda bisa mengatur supaya komputer terkoneksi dengan lebih dari satu jaringan wireless/ hotspot (IEEE 802.11) secara bersamaan dengan hanya berbekal satu kartu WLAN saja, tersambung dengan beberapa komputer dalam mode ad-hoc, memberlakukan komputer sebagai access point lalu membagi koneksi internet ke komputer lain secara wireless, menghemat penggunaan perangkat jaringan, dan mungkin masih banyak lagi hal menarik dengan skenario berbeda yang bisa dimanfaatkan dengan keberadaan teknologi ini. Tapi, kerugiannya juga ada, kemungkinan adalah jika terkoneksi lebih dari satu jaringan membuat tenaga yang dibutuhkan akan lebih banyak, dan jika Anda menggunakan laptop yang bergantung pada baterai, maka baterai akan cepat terkuras, semakin banyak terkoneksi dengan jaringan juga akan mempengaruhi performa dan menyebabkan latensi pada kinerja kartu jaringan.

Windows 7 versi RC terakhir sudah dilengkapi fitur VWiFi ini, tapi seperti sudah dijelaskan di atas belum ada vendor kartu jaringan wireless yang menyediakan driver khusus untuk dapat memanfaatkannya, dan nanti akan mendapatkan sertifikasi khusus dari Microsoft dalam bentuk logo. Sayangnya implementasi dari Virtual WiFi di Windows 7 akan dibatasi hanya bisa membuat satu adapter virtual. Mungkin melihat dampak negatifnya terhadap kinerja kartu WLAN jika terlalu banyak terkoneksi ke jaringan yang berbeda-beda.

Virtual WiFi Architecture.jpg

Diagram arsitektur yang menjelaskan cara kerja Virtual WiFi di Windows 7


Anda bisa mengunduh dokumen dalam bentuk PowerPoint yang berisi informasi teknis tentang VWiFi, file presentasi ini sudah dibawakan pada acara WinHEC 2008 di sesi "Wireless LAN Enhancements In Windows 7." Download di sini. Dan sumber dokumen lainnya juga untuk mempelajari lebih dalam lagi mengenai VWiFi di sini

Selasa, 02 Juni 2009

Peta Informasi untuk Reporter Olahraga

SWAPit secara otomatis akan membuat suatu konteks. Tema serupa dengan kata kunci yang sama akan dikelompokkan pada satu bidang terang. Semakin besar bagian gelap di antara bagian-bagian terang pada peta informasi, semakin sedikit keterkaitan antara bagian-bagian tersebut. Dalam contoh, yang dibingkai biru adalah semua berita aktual yang ditampilkan ketika reporter mencari tim Herta Berlin. Selain itu, ia juga mencari artikel mengenai Oliver Kahn dan Jens Lehmann.

Image

Secara sekilas dapat langsung dikenali isinya, terutama mengenai persaingan antara kedua penjaga gawang tim nasional Jerman tersebut. Artikel-artikel ditandai dengan warna merah muda pada peta. Dengan demikian, reporter dengan cepat dapat menemukan kaitan aktual dengan persaingan Kahn-Lehmann.

Meja Display Digital

Image

Meja display besar menampilkan gambar keseluruhan sebuah area bencana. Seperti kaca pembesar digital, tablet-tablet yang dapat digeser di atasnya menampilkan detail secara akurat. Cuplikan peta yang dipilih dapat dilihat dengan jelas detailnya. Bila perlu, informasi lain mengenai area yang bersangkutan dapat juga ditampilkan.

Manusia Virtual

Image

Di CeBIT berlangsung pertunjukan teknologi. Moderator virtual memandu peserta game melalui babak-babak kuis. Dengan teknik pengenalan bahasa, mereka menganalisa komentar-komentar pemain dan memberi petunjuk. Ucapan-ucapan figur buatan tersebut bukan berasal dari sebuah database yang telah dipersiapkan sebelumnya, melainkan dibuat secara spontan dan bebas berdasarkan dialog yang terjadi. Proyek 'Virtual Human' ini akan mempermudah pengoperasian komputer nantinya.

Links :
www.informatikjahr.de: Agenda dan links tahun informatika
www.infoverse.org/l2dsspace: Liquid Browsing
fit.fraunhofer.de/projekte/swapit: Analisa dokumen SWAPit.
www.dfki.de/web/research: Pusat Penelitian untuk Kecerdasan Buatan.