Tampilkan postingan dengan label Sofware. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sofware. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Agustus 2009

Tahun 2010 Google Chrome OS Dirilis

google-chrome-logo

Setelah merilis 3 versi Google Chrome dalam jangka waktu yang cepat, pada tahun 2010 nanti Google akan merilis Google Chrome OS. Apa itu Google Chrome OS?

Google Chrome OS adalah OS open source yang ditargetkan untuk netbook. Diperkirakan Google Chrome OS akan dirilis pada pertengahan tahun 2010.

Kecepatan, kemudahan, dan keamanan, 3 hal tersebut lah yang akan difokuskan dalam membangun Google Chrome OS. Anda akan dibawa ke dalam dunia maya hanya dalam beberapa detik, dan Anda juga tidak perlu berurusan dengan virus, malware, dan security updates. Google Chrome OS akan berjalan pada platform x86, Google Chrome OS dibangun berbasiskan Linux Kernel.

Google Chrome OS dibuat untuk mereka yang menghabiskan lebih banyak waktunya di internet, Google Chrome OS juga didesain untuk netbook hingga komputer desktop.

Sumber : Official Google Blog

Senin, 22 Juni 2009

Windows 7 Hadir dengan XP Mode

Windows XP mungkin memang sistem operasi terbaik yang pernah dimiliki oleh Microsoft. Bahkan setelah Vista yang dibuat untuk menggantikan XP ternyata kemunculannya tidak membuat permintaan terhadap sistem operasi ini menjadi surut. Beberapa pihak dari pengguna dan vendor sendiri melakukan protes dan mendesak Microsoft agar tetap menjual lisensinya dan memperpanjang dukungan terhadap sistem operasi ini lebih lama lagi. Untungnya Microsoft bersedia menyanggupi tuntutan tersebut. Fakta memang berbicara XP lebih ringan, stabil dan kompatibel dengan banyak perangkat dibandingkan Vista.

Microsoft sadar dengan masih banyaknya pengguna XP dibandingkan Vista, maka mereka melancarkan strategi unik untuk menggaet para pengguna setia XP agar mau menggunakan sistem operasi terbaru mereka, yaitu Windows 7 dengan menyertakan fitur yang disebut XP Mode.

Fitur yang sebelummnya bernama Virtual Windows XP ini merupakan sebuah lingkungan virtual yang dirancang supaya pengguna Windows 7 dapat dengan lancar menjalankan aplikasi yang sebelumnya sudah bisa berjalan di Windows XP. Versi Windows XP yang dipakai sudah dilengkapi dengan SP 3 yang merupakan update terakhir di sistem operasi ini. Virtual PC menjadi teknologi yang menyokong kemampuan virtualisasinya, Microsoft membeli teknologi tersebut dari perusahaan Connectix pada tahun 2003.

Tidak seperti solusi virtualisasi lainnya, lingkungan virtual tidak dipisah dengan jendela khusus, aplikasi yang dijalankan dapat langsung menyatu dengan Windows 7. Bisa Anda lihat pada screenshot di bawah bagaimana aplikasi Word 2003 yang seharusnya hanya bisa berjalan di maksimal versi Windows XP, bisa dijalankan berdampingan dalam satu tempat dengan Word 2007 di lingkungan Windows 7.

Dengan menambahkan fitur yang berkaitan dengan masalah kompatibilitas ini pihak Microsoft ingin memperbaiki kekurangan sebelumnya di Vista, di mana timbul masalah kompatibilitas dengan aplikasi yang didesain untuk sistem operasi XP dan versi yang lebih lama lainnya.

Scott Woodgate dari Microsoft mengatakan melalui blognya, "Windwos XP Mode didesain secara khusus untuk membantu perusahaan/ bisnis kecil untuk beralih ke Windows 7." Kemudian dikatakan juga, "Windows XP Mode menyediakan fleksibilitas untuk menjalankan banyak aplikasi produktif yang sudah lama di PC berbasis Windows 7"

Yang patut disayangkan adalah dibatasinya penggunaan XP Mode ini hanya pada Windows 7 edisi Professional, Enterprise dan Ultimate saja. Dan itupun Anda harus mengunduh aplikasinya terlebih dulu namun dengan gratis.

Pihak Microsoft mengatakan akan segera merilis versi beta dari Windows XP Mode dan Windows Virtual PC untuk Windows 7 Professional dan Windows 7 Ultimate.

Beberapa screenshot yang diambil dari situs WinSuperSite.com memperlihatkan bagaimana XP Mode ini diinstalasi kemudian bagaimana pengaturannya di Win7 dan diuji coba dengan menginstal dan menjalankan aplikasi Office 2003. Dan nanti Anda akan melihat bagaimana apliaksi Office 2003 berjalan bersamaan dengan Office 2007 dalam satu layar yang menunjukkan keistimewaan dari teknik virtualisasi ini.

Virtual Windows XP Installation.jpg


Virtual Windows XP Setup.jpgJustify Full


Virtual Windows XP Setting Up.jpg


Virtual Windows XP Window.jpg


Virtual Windows XP Action.jpg


Virtual Windows XP USB.jpg


Virtual Windows XP Tools.jpg


Virtual Windows XP Settings 1.jpg


Virtual Windows XP Settings 2.jpg


Virtual Windows XP Office 2003.jpg


Virtual Windows XP Office 2003 2007.jpg


Virtual Windows XP Start Menu.jpg


Bagaimaan menurut pendapat Anda mengenai fitur spesial di Windwos 7 ini? Apakah nantinya bermanfaat untuk para pengguna Windows 7?

Jumat, 19 Juni 2009

Microsoft Perlihatkan Konsep Social Desktop

Di akhir minggu lalu Microsoft memperlihatkan prototipe Social Desktop yang akan didebutkan di TechFest 2009 dan walaupun saat ini masih berada dalam tahap pengembangan intensif, tampaknya produk ini akan menjadi salah satu produk yang mendapat banyak perhatian — dan apabila Microsoft memutuskan untuk merilisnya, produk ini akan menghancurkan dinding pembatas antara desktop dan internet yang semakin lama semakin tipis.

Social Desktop memungkinkan pengguna untuk berbagai, mengomentari, memberikan tag dan bahkan mencari semua file yang ada di desktop Anda seperti foto dan video mellaui sebuah portal. Anggaplah semua fitur yang Anda dapatkan dengan meng-unggah file milik Anda ke situs jejaring sosial seperti Flickr, tetapi bedanya Anda tidak perlu repot-repot mengirimkan file yang ingin Anda bagi ke situs jejaring sosial.

Social Desktop


Terlebih lagi, interaksi dengan obyek-obyek milik Anda akan dapat dilihat di desktop Windows, menjadikan PC Anda sebuah situs jejaring sosial.

Social Desktop saat ini beroperasi di Windows 7 Beta, mendaya gunakan fungsi file preview yang baru diperkenalkan di Windows 7. Social Desktop kemudian menciptakan sebuah URL unik untuk setiap file dalam hard disk yang ingin Anda bagi dan akhirnya dipublikasikan ke sebuah portal berbasis Silverlight dan yang dioperasikan oleh Windows Azure, OS khusus yang mengoperasikan platform cloud computing Microsoft. Di portal ini teman-teman Anda dapat memberikan komentar, memberikan tag dan banyak lagi.

Ditanya tentang perbedaan Social Desktop dengan Windows Live Mesh, Lili Cheng dari Microsoft mengatakan bahwa di "Live Mesh, Anda seolah-olah memindahkan PC Anda ke cloud. Di Social Desktop, Anda akan seolah-olah merasakan bahwa dunia web ditanamkan ke dalam desktop Anda."

Apabila layanan ini dirilis, tampaknya kita akan melihat gelombang baru aplikasi jejaring sosial di mana untuk menggunakan jejaring sosial pengguna bahkan tidak perlu lagi meng-unggah file mereka ke cloud, aktivitas yang paling membosankan dalam menggunakan situs jejaring sosial.

Sayangnya, Microsoft mengatakan bahwa konsep ini masih berada dalam tahap pengembangan dan tidak akan menjadi bagian dari Windows 7. (via TechCrunch)

Selasa, 16 Juni 2009

Transfer Data Besar Dengan Lebih Cepat dan Aman

Tidak banyak kita temukan aplikasi gratis keluaran Microsoft yang benar-benar berguna. Salah satu dari yang sedikit itu adalah RichCopy. Alat yang sangat berguna untuk melakukan penyalinana file dalam jumlah dan ukuran besar ini sebenarnya sudah ada sejak Windows 95, tapi Anda tidak akan bisa menggunakannya jika tidak menjadi karyawan Microsoft. Aplikasi ini pertama kali bernama RoboCopy dikembangkan oleh insinyur Microsoft bernama Derk Benisch untuk kalangan internal. Waktu itu belum memiliki antar muka, sehingga Anda harus paham command-line untuk dapat menggunakannya. Tahun 2001 dibuat Robocopy dengn GUI (Graphical User Interface) yang masih sederhana. Oleh Ken Tamaru apliaksi tersebut terus dikembangkan dan akhirnya di tahun ini aplikasi tersebut dikeluarkan tidak hanya dengan tampilannya yang baru tapi juga dengan nama baru, yaitu RichCopy yang sudah lebih sempurna dan bisa digunakan oleh banyak orang.

Ada banyak alasan kenapa Anda butuh aplikasi RichCopy ini untuk melakukan tugas menyalin di komputer berbasis Windows. Pertama, aplikasi ini bisa menyalin file dari berbagai lokasi (atau folder) ke dalam satu lokasi tertentu. Jadi, Anda tidak perlu menjalankan banyak proses salin untuk menggabungkan bermacam file (seperti musik, foto, video dan lainnya) yang mungkin tersebar di banyak lokasi berbeda.

Tidak seperti proses salin yang biasanya ada di Windows yang menyalin file secara berurut antara satu dengan lainnya. RichCopy dapat menyalin banyak file secara paralel (multithread) sehingga prosesnya dapat berjalan dengan lebih cepat.

RichCopy sangat berguna saat Anda menyalin banyak file atau memindahkan file yang berukuran besar. Seringkali proses penyalinan yang sedang berjalan terhenti tiba-tiba, biasanya disebabkan oleh komputer yang hang atau bottleneck pada jaringan. Tentunya Anda harus mengecek file apa saja yang sudah terkirim ke tempat tujuan untuk mengirim kembali file yang tersisa. Dan yang membuat jengkel adalah satu file yang berukuran besar, walaupun sebagian besar file tersebut sudah terkirim dengan ukuran tertentu ke tempat tujuan namun jika proses transfer terhenti, maka file tersebut harus dikirim kembali seluruhnya dari awal.

Untuk mengatasi masalah tersebut aplikasi ini memungkinkan Anda untuk melakukan pause dan resume terhadap proses transfer yang sedang berjalan, jadi seakan-akan Anda sedang mengunduh file dari internet dengan download manager. Jika tiba-tiba ada gangguan yang menyebabakan proses transfer terhenti, hal tersebut tidak membuat Anda harus mengulang prosesnya dari awal, tapi Anda bisa melanjutkannya kembali dari ukuran file terakhir yang tersisa.

RichCopy FileCopy.jpg


RichCopy Options.jpg


Jika, Anda merasa membutuhkan aplikasi mungil berukuran 5,78 MB ini, bisa Anda unduh langsung di sini

Sabtu, 06 Juni 2009

Windows 7 Mampu Gandakan Kartu Jaringan WLAN

Dengan beredarnya Windows 7 versi RC secara luas melalui sumber unduh resmi atau pun melalui torrent bukan berarti Anda sudah bisa merasakan semua fitur-fitur yang dimiliki oleh sistem operasi tersebut. Fitur ini sepertinya tidak segelamor kumpulan wallpaper terbaru, Aero Snap atau taskbar dengan ikon besar di Windows 7. Ternyata Microsoft sudah menanamkan teknologi jaringan terbaru ke dalam sistem Windows 7, namun sayangnya karena ketiadaan driver pendukung maka fitur tersebut untuk saat ini belum dapat digunakan.

Teknologi yang sebenarnya sudah dikembangkan sejak tahun 2002 oleh tim peneliti Microsoft ini dinamakan Virtual WiFi atau VWiFi, pada awalnya bernama MultiNet, yaitu sebuah arsitektur virtualisasi untuk kartu WLAN (Wireless LAN) yang mampu menggandakan adapter/ kartu jaringan wireless tunggal, sehingga secara virtual komputer menganggap ada lebih dari satu adapter yang terpasang. Cara kerja VWiFi sangat mirip dengan bagaimana aplikasi virtualisasi semacam VMWare dan VirtualBox yang bekerja di sistem operasi sehingga satu komputer bisa menjalankan beberapa sistem operasi secara bersamaan. Teknik tersebut sudah dimanfaatkan secara luas dan mampu memberikan keuntungan dari sisi efisiensi.

Pasti Anda berpikir kira-kira keuntungan apa yang bisa didapat dengan hadirnya teknologi VWiFi bagi para penggunanya, semisal Anda bisa mengatur supaya komputer terkoneksi dengan lebih dari satu jaringan wireless/ hotspot (IEEE 802.11) secara bersamaan dengan hanya berbekal satu kartu WLAN saja, tersambung dengan beberapa komputer dalam mode ad-hoc, memberlakukan komputer sebagai access point lalu membagi koneksi internet ke komputer lain secara wireless, menghemat penggunaan perangkat jaringan, dan mungkin masih banyak lagi hal menarik dengan skenario berbeda yang bisa dimanfaatkan dengan keberadaan teknologi ini. Tapi, kerugiannya juga ada, kemungkinan adalah jika terkoneksi lebih dari satu jaringan membuat tenaga yang dibutuhkan akan lebih banyak, dan jika Anda menggunakan laptop yang bergantung pada baterai, maka baterai akan cepat terkuras, semakin banyak terkoneksi dengan jaringan juga akan mempengaruhi performa dan menyebabkan latensi pada kinerja kartu jaringan.

Windows 7 versi RC terakhir sudah dilengkapi fitur VWiFi ini, tapi seperti sudah dijelaskan di atas belum ada vendor kartu jaringan wireless yang menyediakan driver khusus untuk dapat memanfaatkannya, dan nanti akan mendapatkan sertifikasi khusus dari Microsoft dalam bentuk logo. Sayangnya implementasi dari Virtual WiFi di Windows 7 akan dibatasi hanya bisa membuat satu adapter virtual. Mungkin melihat dampak negatifnya terhadap kinerja kartu WLAN jika terlalu banyak terkoneksi ke jaringan yang berbeda-beda.

Virtual WiFi Architecture.jpg

Diagram arsitektur yang menjelaskan cara kerja Virtual WiFi di Windows 7


Anda bisa mengunduh dokumen dalam bentuk PowerPoint yang berisi informasi teknis tentang VWiFi, file presentasi ini sudah dibawakan pada acara WinHEC 2008 di sesi "Wireless LAN Enhancements In Windows 7." Download di sini. Dan sumber dokumen lainnya juga untuk mempelajari lebih dalam lagi mengenai VWiFi di sini

Kamis, 07 Mei 2009

Instal Windows XP pake Flash Disk

Saat ini keberadaan netbook sangat digemari oleh banyak orang penggemar computer jinjing. Walaupun terkadang spesifikasi sebuah netbook tidak sehebat notebook-notebook berukuran besar, tetapi karena harganya yang relative lebih murah, ukurannya yang kecil, kemampuannya dapat diandalkan untuk mengakomodasi kebutuhan berkomputer sehari-hari serta mudah dibawa kemana-mana menjadikan nilai plus dari sebuah netbook. Namun kekurangan dari sebuah netbook biasanya terletak dari tidak adanya perangkat optical dive, seperti CD-ROM/RW atau DVD-ROM/RW.

Salah satu masalah yang timbul akibat ketidaktersediaan optical drive pada sebuah netbook adalah kesulitan saat hendak melakukan instalasi aplikasi ataupun system operasi. Akhirnya banyak pengguna netbook harus menyalin aplikasi atau system operasi yang hendak di install kedalam flash disk atau menggunakan external optical drive dan kemudian baru melakukan installasi seperti biasa. Namun tentu saja hal itu sangatlah merepotkan bagi pengguna awam yang tidak mengetahui prosedur installasi aplikasi atau system operasi via flash disk. Apalagi disamping itu harga dari sebuah external optical drive dikategorikan masih lumayan menguras kocek kita.

Kali ini saya ingin memberikan sebuah tips membuat modul installasi Windows menggunakan media flash disk. Sehinga anda dapat melakukan installasi windows dengan menggunakan media flash disk. Modul installasi ini tidak hanya dapat di implementasikan kedalam netbook saja, tetapi juga dapat diaplikasikan pada computer mana pun yang telah memiliki fitur untuk booting via USB. Mungkin saat ini yang terlintas dipikiran anda hanyalah menyalin file windows ke dalam flash disk, tapi percayalah bahwa membuat modul installasi tidaklah semudah itu dan dapat dipastikan bila anda menggunakan cara tersebut tidak akan berhasil dalam melakukan installasi windows kedalam netbook anda. Namun jangan khawatir, karena dengan mengikuti langkah-langkah berikut, proses pembuatan modul installasi Windows pun tidak terlalu sulit untuk dilakukan. Berikut

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah mendownload aplikasi pembuat modul aplikasi yang dapat anda download disini. Setelah proses download telah selesai tancapkan flash disk kedalam port USB. Ingat-ingat posisi drivenya. Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya. Kemudian saat anda berada diposisi normal, masukkan CD installasi Windows kedalam optical drive. Jika computer menjalankan proses installasi secara otomatis batalkan saja dan tutup semua aplikasi yang sedang berjalan.

Setelah itu ekstrak aplikasi yang tadi telah anda download, sesudah diekstrak jalankan file yang bernama “usb_prep8.bat” maka dilayar monitor akan muncul jendela Command Prompt berisi macam2 perintah. Jika sudah muncul tulisan “press any key to continue”, tekan sembarang tombol untuk konfirmasi. Kemudian dilayar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta anda memformat flash disk anda. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start untuk memulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan anda.

Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB tetapi jangan menutup jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika anda menjalankan usb_prep8.bat, maka dilayar akan muncul opsi-opsi dari 0-5. Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file installasi yang natinya akan disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana anda menyimpan installasi windows. Pilih optical drive dimana sudah ada CD Windows didalamnya, atau pilih folder pilihan anda jika anda menyalin file installasi Windows ke folder tertentu.

Kemudian pilih opsi 3 untuk menentukan dimana anda mencolokkan flash disk. Kalau flash disk anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER. Jika di drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk drive yang lainnya. Selanjutnya pilih opsi 4 untuk memulai proses pembuatan modul installasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apapun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lainnya.

Setelah semua proses telah selesai, kini flash disk anda telah siap untuk digunakan installasi Windows. Silahkan melakukan setting pada BIOS netbook anda, dan pilih Removable Disk atau apa pun nama lainnya sebagai media pertama yang dijalankan saat booting.


sumber : andigunawan.net

Minggu, 03 Mei 2009

Membuat Kloning Sistem Operasi Gratis

Pengguna sistem operasi Windows setiap harinya selalu menghadapi ancaman dari virus. Serangan virus yang parah bisa sampai merusak file-file sistem yang penting, akibatnya sistem operasi menjadi tidak dapat berjalan dengan semestinya. Untuk itu kegiatan backup sistem operasi Windows menjadi sangat penting supaya jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti hard disk tiba-tiba rusak Anda bisa melakukan restore. Keuntungannya adalah Anda tidak perlu lagi menunggu waktu instal yang lama dan melakukan berbagai pengaturan sistem operasi dari awal, tentunya hal ini akan menghemat waktu dan tenaga Anda bukan?

Di internet bisa Anda temui alat untuk membackup sistem operasi dan yang paling terkenal adalah Norton Ghost. Aplikasi tersebut mampu membuat kloning sistem operasi dengan tepat, tapi sayangnya hanya tersedia versi berbayar. Tapi, ternyata ada juga yang dapat Anda pakai secara cuma-cuma dan dengan tampilan yang tidak ribet.

XXClone adalah aplikasi gratisan yang mampu menduplikasi sistem volume dari Windows dan membuat target volume yang self-bootable dengan cepat dan mudah. Aplikasi sudah mendukung format partisi FAT16, FAT32, dan NTFS di Microsoft Windows NT4, 2000 dan XP dan mendukung tempat penyimpanan internal dengan interface IDE, SATA, dan SCSI, kemudian juga eksternal seperti USB, Firewire dan lain-lain.



Ini fitur-fitur dasar yang dimiliki oleh semua versi dari XXClone:
  1. Membuat kloning dari sistem volume yang self-bootable
  2. Membuat backup penuh dari non sistem volume
  3. Restore/ memperbaiki kemampuan boot dari sistem operasi
  4. Membuat QDB (Quick Boot Diskette)
  5. Membuat batch file untuk mengulang operasi
  6. Dapat menampilkan wallpaper alternatif sebagai pembeda
  7. Dapat diatur supaya otomatis melakukan shutdown setelah suatu tugas selesai dilaksanakan
  8. Dapat diatur pemakaian dari CPU dalam melakukan tugas tertentu
  9. Dapat menyimpan log dan file debug
  10. Dapat menambah sebuah pilihan di menu boot sebagai percobaan
  11. Dapat menduplikasi Volume ID
  12. Dapat dijalankan melalui command line (file batch)
  13. Dapat berjalan dalam mode minimized/ hidden
  14. Menyediakan tombol yang terliaht jelas untuk alat DiskMgmt
Dibandingkan dengan aplikasi sejenis lainnya, XXClone sangat mudah digunakan dan cocok bagi pemula maupun yang sudah ahli. Sedangkan kebanyakan aplikasi sejenis hanya menyediakan tampilan DOS. Aplikasi ini tersedia dalam versi gratis dan berbayar, jika Anda menggunakan versi gratis maka akan terlihat beberapa pilihan pengaturan backup tidak aktif (tulisannya berwarna abu-abu). Intinya di versi gratis ini Anda tidak bisa melakukan backup secara berkala. Setiap kali Anda melakukan backup sistem operasi, maka akan dibuat backup baru secara penuh dan tidak menimpa file backup sebelumnya.

Senin, 01 Desember 2008

Dapatkan Lisensi Gratis USB Safety Remove 4.0

Apakah anda sering mengalami masalah ketika ingin melepas Media seperti USB Flash drive (Flashdisk), eksternal hardisk, memory card dan sebagainya ? Berbagai cara untuk meng-eject Flahsdisk sudah dicoba, tetapi sering gagal dan hanya selalu muncul pesan “The device ‘Generic volume’ cannot be stopped right now. Try stopping the device again later.”

Jika memaksa mencabut langsung USB Flash drive, kadang bisa beresiko. Maka kita dapat meng-unlock file yang sedang digunakan (mengakses USB) atau alternatifnya menggunakan tool khusus, salah satunya adalah USB Safety Remove, yang memberikan lisensi gratis produknya.

USB Safely Remove merupakan cara aman sebagai pengganti tool bawaan windows “Safely Remove Hardware”. Program ini mendukung koneksi seperti SATA, USB dan FireWire. Dengan software ini, maka komponen yang terkoneksi di komputer akan ditampilkan menjadi satu, dapat dilihat dan diakses dengan meletakkan cursor mouse di Icon program ini atau dengan klik kanan icon programnya.

Fasilitas-fasilitas USB Safety Remove :

  • Kemampuan menyembunyikan komponen, sehingga , mencegah terjadinya kesalahan men-eject USB device.
  • Menggunakan nama alat berdasarkan vendor / perusahaan atau nama volumem dan mengijinkan me-rename nama alat tersebut.
  • Keyboard Shortcut, untuk mempermudah melepas USB Device.
  • Unik menu untuk menghentikan/melepas Flashdisk (USB flash drive)
  • Menyediakan fasilitas Autorun ketika memasang USB flash drive
  • Menginformasikan kita mengapa USB tidak bisa dilepas, dan solusinya
  • Memberikan Informasi jika ada komponen yang terhubung atau dilepas
  • Fasilitas Command Line untuk kerja automatisasi
  • Customisasi Icon di systray
Versi baru 4.0 Menambahkan fasilitas sebagai berikut :
  • “Return Device back” untuk mengaktifkan USB kembali tanpa mencabutnya terlebih dulu
  • Menghentikan berbagai macam media hot-swap, seperti PCMCIA,FireWire, USB Silicon, Image SATA dan lainnya.
  • Menyembunyikan drive dari slot card reader yang kosong.
  • Kemampuan meng-eject card reader / Memory card
  • Managemen Drive letter
  • meng-Explore drive media dengan file manager lain yang ada.
  • Mendukung Mount (menampilkan) sebagai folder bukan drive.

Pada dasarnya software ini dijual dengan harga resmi sekitar $20 (lifetime), dan dalam rangka merilis versi terbarunya yaitu versi 4.0 beta 8, maka SofetyRemove [ http://safelyremove.com ] memberikan lisensi gratis selama satu tahun, termasuk upgrade program. Pemberian lisensi gratis ini hanya berlaku mulai tanggal 27 November 2008 sampai 3 Desember 2008. (Update : Diperpanjang sampai 5 Desember 2008)

Bagaimana cara mendapatkannya ?

Buka saja link ini http://safelyremove.com/giveawayweekp.htm, dan isikan nama lengkap ( bukan hanya nama depan atau panggilan saja) dan email. Setelah itu klik I want Lisence!, dan seharusnya dalam rentang kurang dari 24 jam akan dikirimkan lisensi-nya ke email tersebut. Link Download USB Safety Remove dapat dilihat dibawahnya. Atau download langsung USB Safety Remove Versi 4.0 (2.7 MB)