Tampilkan postingan dengan label Sistem Operasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sistem Operasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Agustus 2009

Microsoft Umumkan Harga Windows 7 Family Pack Berserta Update-annnya



Pihak Microsoft baru saja telah mengumumkan beberapa harga Windows 7, yng dimulai dengan pilihan “family pack” yang memungkinkan pengguna mengupgrade 3 PC untuk Home Premium Edition dari Sistem Operasi seharga 149 USD atau sekitar 1,5 juta rupiah. Upgrade dari XP atau Vista ke Home Premium bagi pengguna perorangan, seperti harga sebelumnya saat pernah diumumkan yaitu seharga 119 USD atau sekitar 1,2 juta rupiah.

Microsft juga telah mengumumkan pilihan Upgrade kapanpun pada produk Microsoft, yang memungkinkan para penggunanya berpindah dari satu versi pemula Windows 7 ke Home Premium buat Anda seharga 79,99 USD atau sekitar 800 ribu rupiah. Sedangkan berpindah dari Home Premium ke Profesional dikenakan biaya seharga 89,99 USD atau sekitar 900 ribu rupiah.

Pada Akhirnya, berpindah dari Windows 7 Profesional ke Ultimate dikenakan biaya seharga 139,99 USD atau sekitar 1,4 juta rupiah. dan Microsoft sendiri mengeaskan kalau upgrade ini bisa memakan waktu sekitar 10 menit lamanya. Namun demikian, dalam hal ini pihak Microsoft tidak secara spesifik menerangkan mengenai biaya berpindah dari Windows 7 Ulltimate ke Windows Uber Super Awesome.

Senin, 22 Juni 2009

Windows 7 Hadir dengan XP Mode

Windows XP mungkin memang sistem operasi terbaik yang pernah dimiliki oleh Microsoft. Bahkan setelah Vista yang dibuat untuk menggantikan XP ternyata kemunculannya tidak membuat permintaan terhadap sistem operasi ini menjadi surut. Beberapa pihak dari pengguna dan vendor sendiri melakukan protes dan mendesak Microsoft agar tetap menjual lisensinya dan memperpanjang dukungan terhadap sistem operasi ini lebih lama lagi. Untungnya Microsoft bersedia menyanggupi tuntutan tersebut. Fakta memang berbicara XP lebih ringan, stabil dan kompatibel dengan banyak perangkat dibandingkan Vista.

Microsoft sadar dengan masih banyaknya pengguna XP dibandingkan Vista, maka mereka melancarkan strategi unik untuk menggaet para pengguna setia XP agar mau menggunakan sistem operasi terbaru mereka, yaitu Windows 7 dengan menyertakan fitur yang disebut XP Mode.

Fitur yang sebelummnya bernama Virtual Windows XP ini merupakan sebuah lingkungan virtual yang dirancang supaya pengguna Windows 7 dapat dengan lancar menjalankan aplikasi yang sebelumnya sudah bisa berjalan di Windows XP. Versi Windows XP yang dipakai sudah dilengkapi dengan SP 3 yang merupakan update terakhir di sistem operasi ini. Virtual PC menjadi teknologi yang menyokong kemampuan virtualisasinya, Microsoft membeli teknologi tersebut dari perusahaan Connectix pada tahun 2003.

Tidak seperti solusi virtualisasi lainnya, lingkungan virtual tidak dipisah dengan jendela khusus, aplikasi yang dijalankan dapat langsung menyatu dengan Windows 7. Bisa Anda lihat pada screenshot di bawah bagaimana aplikasi Word 2003 yang seharusnya hanya bisa berjalan di maksimal versi Windows XP, bisa dijalankan berdampingan dalam satu tempat dengan Word 2007 di lingkungan Windows 7.

Dengan menambahkan fitur yang berkaitan dengan masalah kompatibilitas ini pihak Microsoft ingin memperbaiki kekurangan sebelumnya di Vista, di mana timbul masalah kompatibilitas dengan aplikasi yang didesain untuk sistem operasi XP dan versi yang lebih lama lainnya.

Scott Woodgate dari Microsoft mengatakan melalui blognya, "Windwos XP Mode didesain secara khusus untuk membantu perusahaan/ bisnis kecil untuk beralih ke Windows 7." Kemudian dikatakan juga, "Windows XP Mode menyediakan fleksibilitas untuk menjalankan banyak aplikasi produktif yang sudah lama di PC berbasis Windows 7"

Yang patut disayangkan adalah dibatasinya penggunaan XP Mode ini hanya pada Windows 7 edisi Professional, Enterprise dan Ultimate saja. Dan itupun Anda harus mengunduh aplikasinya terlebih dulu namun dengan gratis.

Pihak Microsoft mengatakan akan segera merilis versi beta dari Windows XP Mode dan Windows Virtual PC untuk Windows 7 Professional dan Windows 7 Ultimate.

Beberapa screenshot yang diambil dari situs WinSuperSite.com memperlihatkan bagaimana XP Mode ini diinstalasi kemudian bagaimana pengaturannya di Win7 dan diuji coba dengan menginstal dan menjalankan aplikasi Office 2003. Dan nanti Anda akan melihat bagaimana apliaksi Office 2003 berjalan bersamaan dengan Office 2007 dalam satu layar yang menunjukkan keistimewaan dari teknik virtualisasi ini.

Virtual Windows XP Installation.jpg


Virtual Windows XP Setup.jpgJustify Full


Virtual Windows XP Setting Up.jpg


Virtual Windows XP Window.jpg


Virtual Windows XP Action.jpg


Virtual Windows XP USB.jpg


Virtual Windows XP Tools.jpg


Virtual Windows XP Settings 1.jpg


Virtual Windows XP Settings 2.jpg


Virtual Windows XP Office 2003.jpg


Virtual Windows XP Office 2003 2007.jpg


Virtual Windows XP Start Menu.jpg


Bagaimaan menurut pendapat Anda mengenai fitur spesial di Windwos 7 ini? Apakah nantinya bermanfaat untuk para pengguna Windows 7?

Jumat, 19 Juni 2009

Microsoft Perlihatkan Konsep Social Desktop

Di akhir minggu lalu Microsoft memperlihatkan prototipe Social Desktop yang akan didebutkan di TechFest 2009 dan walaupun saat ini masih berada dalam tahap pengembangan intensif, tampaknya produk ini akan menjadi salah satu produk yang mendapat banyak perhatian — dan apabila Microsoft memutuskan untuk merilisnya, produk ini akan menghancurkan dinding pembatas antara desktop dan internet yang semakin lama semakin tipis.

Social Desktop memungkinkan pengguna untuk berbagai, mengomentari, memberikan tag dan bahkan mencari semua file yang ada di desktop Anda seperti foto dan video mellaui sebuah portal. Anggaplah semua fitur yang Anda dapatkan dengan meng-unggah file milik Anda ke situs jejaring sosial seperti Flickr, tetapi bedanya Anda tidak perlu repot-repot mengirimkan file yang ingin Anda bagi ke situs jejaring sosial.

Social Desktop


Terlebih lagi, interaksi dengan obyek-obyek milik Anda akan dapat dilihat di desktop Windows, menjadikan PC Anda sebuah situs jejaring sosial.

Social Desktop saat ini beroperasi di Windows 7 Beta, mendaya gunakan fungsi file preview yang baru diperkenalkan di Windows 7. Social Desktop kemudian menciptakan sebuah URL unik untuk setiap file dalam hard disk yang ingin Anda bagi dan akhirnya dipublikasikan ke sebuah portal berbasis Silverlight dan yang dioperasikan oleh Windows Azure, OS khusus yang mengoperasikan platform cloud computing Microsoft. Di portal ini teman-teman Anda dapat memberikan komentar, memberikan tag dan banyak lagi.

Ditanya tentang perbedaan Social Desktop dengan Windows Live Mesh, Lili Cheng dari Microsoft mengatakan bahwa di "Live Mesh, Anda seolah-olah memindahkan PC Anda ke cloud. Di Social Desktop, Anda akan seolah-olah merasakan bahwa dunia web ditanamkan ke dalam desktop Anda."

Apabila layanan ini dirilis, tampaknya kita akan melihat gelombang baru aplikasi jejaring sosial di mana untuk menggunakan jejaring sosial pengguna bahkan tidak perlu lagi meng-unggah file mereka ke cloud, aktivitas yang paling membosankan dalam menggunakan situs jejaring sosial.

Sayangnya, Microsoft mengatakan bahwa konsep ini masih berada dalam tahap pengembangan dan tidak akan menjadi bagian dari Windows 7. (via TechCrunch)

Sabtu, 06 Juni 2009

Windows 7 Mampu Gandakan Kartu Jaringan WLAN

Dengan beredarnya Windows 7 versi RC secara luas melalui sumber unduh resmi atau pun melalui torrent bukan berarti Anda sudah bisa merasakan semua fitur-fitur yang dimiliki oleh sistem operasi tersebut. Fitur ini sepertinya tidak segelamor kumpulan wallpaper terbaru, Aero Snap atau taskbar dengan ikon besar di Windows 7. Ternyata Microsoft sudah menanamkan teknologi jaringan terbaru ke dalam sistem Windows 7, namun sayangnya karena ketiadaan driver pendukung maka fitur tersebut untuk saat ini belum dapat digunakan.

Teknologi yang sebenarnya sudah dikembangkan sejak tahun 2002 oleh tim peneliti Microsoft ini dinamakan Virtual WiFi atau VWiFi, pada awalnya bernama MultiNet, yaitu sebuah arsitektur virtualisasi untuk kartu WLAN (Wireless LAN) yang mampu menggandakan adapter/ kartu jaringan wireless tunggal, sehingga secara virtual komputer menganggap ada lebih dari satu adapter yang terpasang. Cara kerja VWiFi sangat mirip dengan bagaimana aplikasi virtualisasi semacam VMWare dan VirtualBox yang bekerja di sistem operasi sehingga satu komputer bisa menjalankan beberapa sistem operasi secara bersamaan. Teknik tersebut sudah dimanfaatkan secara luas dan mampu memberikan keuntungan dari sisi efisiensi.

Pasti Anda berpikir kira-kira keuntungan apa yang bisa didapat dengan hadirnya teknologi VWiFi bagi para penggunanya, semisal Anda bisa mengatur supaya komputer terkoneksi dengan lebih dari satu jaringan wireless/ hotspot (IEEE 802.11) secara bersamaan dengan hanya berbekal satu kartu WLAN saja, tersambung dengan beberapa komputer dalam mode ad-hoc, memberlakukan komputer sebagai access point lalu membagi koneksi internet ke komputer lain secara wireless, menghemat penggunaan perangkat jaringan, dan mungkin masih banyak lagi hal menarik dengan skenario berbeda yang bisa dimanfaatkan dengan keberadaan teknologi ini. Tapi, kerugiannya juga ada, kemungkinan adalah jika terkoneksi lebih dari satu jaringan membuat tenaga yang dibutuhkan akan lebih banyak, dan jika Anda menggunakan laptop yang bergantung pada baterai, maka baterai akan cepat terkuras, semakin banyak terkoneksi dengan jaringan juga akan mempengaruhi performa dan menyebabkan latensi pada kinerja kartu jaringan.

Windows 7 versi RC terakhir sudah dilengkapi fitur VWiFi ini, tapi seperti sudah dijelaskan di atas belum ada vendor kartu jaringan wireless yang menyediakan driver khusus untuk dapat memanfaatkannya, dan nanti akan mendapatkan sertifikasi khusus dari Microsoft dalam bentuk logo. Sayangnya implementasi dari Virtual WiFi di Windows 7 akan dibatasi hanya bisa membuat satu adapter virtual. Mungkin melihat dampak negatifnya terhadap kinerja kartu WLAN jika terlalu banyak terkoneksi ke jaringan yang berbeda-beda.

Virtual WiFi Architecture.jpg

Diagram arsitektur yang menjelaskan cara kerja Virtual WiFi di Windows 7


Anda bisa mengunduh dokumen dalam bentuk PowerPoint yang berisi informasi teknis tentang VWiFi, file presentasi ini sudah dibawakan pada acara WinHEC 2008 di sesi "Wireless LAN Enhancements In Windows 7." Download di sini. Dan sumber dokumen lainnya juga untuk mempelajari lebih dalam lagi mengenai VWiFi di sini

Kamis, 07 Mei 2009

Instal Windows XP pake Flash Disk

Saat ini keberadaan netbook sangat digemari oleh banyak orang penggemar computer jinjing. Walaupun terkadang spesifikasi sebuah netbook tidak sehebat notebook-notebook berukuran besar, tetapi karena harganya yang relative lebih murah, ukurannya yang kecil, kemampuannya dapat diandalkan untuk mengakomodasi kebutuhan berkomputer sehari-hari serta mudah dibawa kemana-mana menjadikan nilai plus dari sebuah netbook. Namun kekurangan dari sebuah netbook biasanya terletak dari tidak adanya perangkat optical dive, seperti CD-ROM/RW atau DVD-ROM/RW.

Salah satu masalah yang timbul akibat ketidaktersediaan optical drive pada sebuah netbook adalah kesulitan saat hendak melakukan instalasi aplikasi ataupun system operasi. Akhirnya banyak pengguna netbook harus menyalin aplikasi atau system operasi yang hendak di install kedalam flash disk atau menggunakan external optical drive dan kemudian baru melakukan installasi seperti biasa. Namun tentu saja hal itu sangatlah merepotkan bagi pengguna awam yang tidak mengetahui prosedur installasi aplikasi atau system operasi via flash disk. Apalagi disamping itu harga dari sebuah external optical drive dikategorikan masih lumayan menguras kocek kita.

Kali ini saya ingin memberikan sebuah tips membuat modul installasi Windows menggunakan media flash disk. Sehinga anda dapat melakukan installasi windows dengan menggunakan media flash disk. Modul installasi ini tidak hanya dapat di implementasikan kedalam netbook saja, tetapi juga dapat diaplikasikan pada computer mana pun yang telah memiliki fitur untuk booting via USB. Mungkin saat ini yang terlintas dipikiran anda hanyalah menyalin file windows ke dalam flash disk, tapi percayalah bahwa membuat modul installasi tidaklah semudah itu dan dapat dipastikan bila anda menggunakan cara tersebut tidak akan berhasil dalam melakukan installasi windows kedalam netbook anda. Namun jangan khawatir, karena dengan mengikuti langkah-langkah berikut, proses pembuatan modul installasi Windows pun tidak terlalu sulit untuk dilakukan. Berikut

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah mendownload aplikasi pembuat modul aplikasi yang dapat anda download disini. Setelah proses download telah selesai tancapkan flash disk kedalam port USB. Ingat-ingat posisi drivenya. Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya. Kemudian saat anda berada diposisi normal, masukkan CD installasi Windows kedalam optical drive. Jika computer menjalankan proses installasi secara otomatis batalkan saja dan tutup semua aplikasi yang sedang berjalan.

Setelah itu ekstrak aplikasi yang tadi telah anda download, sesudah diekstrak jalankan file yang bernama “usb_prep8.bat” maka dilayar monitor akan muncul jendela Command Prompt berisi macam2 perintah. Jika sudah muncul tulisan “press any key to continue”, tekan sembarang tombol untuk konfirmasi. Kemudian dilayar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta anda memformat flash disk anda. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start untuk memulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan anda.

Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB tetapi jangan menutup jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika anda menjalankan usb_prep8.bat, maka dilayar akan muncul opsi-opsi dari 0-5. Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file installasi yang natinya akan disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana anda menyimpan installasi windows. Pilih optical drive dimana sudah ada CD Windows didalamnya, atau pilih folder pilihan anda jika anda menyalin file installasi Windows ke folder tertentu.

Kemudian pilih opsi 3 untuk menentukan dimana anda mencolokkan flash disk. Kalau flash disk anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER. Jika di drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk drive yang lainnya. Selanjutnya pilih opsi 4 untuk memulai proses pembuatan modul installasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apapun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lainnya.

Setelah semua proses telah selesai, kini flash disk anda telah siap untuk digunakan installasi Windows. Silahkan melakukan setting pada BIOS netbook anda, dan pilih Removable Disk atau apa pun nama lainnya sebagai media pertama yang dijalankan saat booting.


sumber : andigunawan.net

Minggu, 03 Mei 2009

Membuat Kloning Sistem Operasi Gratis

Pengguna sistem operasi Windows setiap harinya selalu menghadapi ancaman dari virus. Serangan virus yang parah bisa sampai merusak file-file sistem yang penting, akibatnya sistem operasi menjadi tidak dapat berjalan dengan semestinya. Untuk itu kegiatan backup sistem operasi Windows menjadi sangat penting supaya jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti hard disk tiba-tiba rusak Anda bisa melakukan restore. Keuntungannya adalah Anda tidak perlu lagi menunggu waktu instal yang lama dan melakukan berbagai pengaturan sistem operasi dari awal, tentunya hal ini akan menghemat waktu dan tenaga Anda bukan?

Di internet bisa Anda temui alat untuk membackup sistem operasi dan yang paling terkenal adalah Norton Ghost. Aplikasi tersebut mampu membuat kloning sistem operasi dengan tepat, tapi sayangnya hanya tersedia versi berbayar. Tapi, ternyata ada juga yang dapat Anda pakai secara cuma-cuma dan dengan tampilan yang tidak ribet.

XXClone adalah aplikasi gratisan yang mampu menduplikasi sistem volume dari Windows dan membuat target volume yang self-bootable dengan cepat dan mudah. Aplikasi sudah mendukung format partisi FAT16, FAT32, dan NTFS di Microsoft Windows NT4, 2000 dan XP dan mendukung tempat penyimpanan internal dengan interface IDE, SATA, dan SCSI, kemudian juga eksternal seperti USB, Firewire dan lain-lain.



Ini fitur-fitur dasar yang dimiliki oleh semua versi dari XXClone:
  1. Membuat kloning dari sistem volume yang self-bootable
  2. Membuat backup penuh dari non sistem volume
  3. Restore/ memperbaiki kemampuan boot dari sistem operasi
  4. Membuat QDB (Quick Boot Diskette)
  5. Membuat batch file untuk mengulang operasi
  6. Dapat menampilkan wallpaper alternatif sebagai pembeda
  7. Dapat diatur supaya otomatis melakukan shutdown setelah suatu tugas selesai dilaksanakan
  8. Dapat diatur pemakaian dari CPU dalam melakukan tugas tertentu
  9. Dapat menyimpan log dan file debug
  10. Dapat menambah sebuah pilihan di menu boot sebagai percobaan
  11. Dapat menduplikasi Volume ID
  12. Dapat dijalankan melalui command line (file batch)
  13. Dapat berjalan dalam mode minimized/ hidden
  14. Menyediakan tombol yang terliaht jelas untuk alat DiskMgmt
Dibandingkan dengan aplikasi sejenis lainnya, XXClone sangat mudah digunakan dan cocok bagi pemula maupun yang sudah ahli. Sedangkan kebanyakan aplikasi sejenis hanya menyediakan tampilan DOS. Aplikasi ini tersedia dalam versi gratis dan berbayar, jika Anda menggunakan versi gratis maka akan terlihat beberapa pilihan pengaturan backup tidak aktif (tulisannya berwarna abu-abu). Intinya di versi gratis ini Anda tidak bisa melakukan backup secara berkala. Setiap kali Anda melakukan backup sistem operasi, maka akan dibuat backup baru secara penuh dan tidak menimpa file backup sebelumnya.

Minggu, 05 April 2009

IBM Perkenalkan Rangkaian Solusi Untuk Infrastruktur Abad Ke-21

JAKARTA, 19 Maret 2009 – IBM hari ini mengumumkan produk dan layanan baru untuk membantu kliennya membangun infrastruktur baru yang lebih dinamis, ter-otomatisasi, terintegrasi serta memiliki efisiensi tingkat tinggi. Hal ini akan memungkinkan sektor bisnis dan pemerintah merespon dan menghadapi tantangan secara lebih baik.

Dengan produk dan layanan yang baru ini, klien akan dapat menggunakan sistem komputasi yang bertenaga besar untuk mengelola dan mendapatkan wawasan tentang berbagai hal di dalam infrastruktur fisik mereka yang semakin dipenuhi sensor-sensor pintar. IDC mengestimasikan peluang pasar untuk piranti lunak, server, teknologi dan server yang diperlukan untuk mengelola seluruh infrastruktur fisik dan dunia TI yang terkonvergensi akan mencapai $122 milyar pada tahun 2012.

ibm

Infrastruktur fisik yang ada saat ini semakin dipenuhi instrumen. Sensor-sensor dipasang di mana-mana: di jembatan dan jalan raya, kendaraan bermotor, peralatan rumah tangga, kamera, saluran pipa, dan bahkan dalam obat-obatan dan hewan ternak. Di saat yang sama, Internet membuat semua komputasi tertanam ini menjadi terinterkoneksi, sehingga terdapat trilyunan benda pintar yang saling terkait, di samping gunung data yang mereka hasilkan. Persyaratan utama untuk infrastruktur baru yang dinamis ini meliputi:

• Pengintegrasian infrastruktur fisik dan digital, sehingga TI dapat digunakan untuk mengelola proses bisnis, aset dan infrastruktur fisik yang semakin pintar, serta mendorong terciptanya layanan baru yang lebih baik.

• Kemampuan untuk mengelola, menyimpan dan menganalisa 15 petabyte informasi baru yang dunia ini hasilkan setiap hari. Hal ini akan memungkinkan klien untuk mengatasi persyaratan pengelolaan informasi dalam jumlah sangat besar, terkait dengan tantangan kepengaturan, kepatuhan, ketersediaan, retensi, resiko dan keamanan yang kita hadapi saat ini.

• Berkurangnya ketidak-efisienan dan meningkatnya resiliensi dalam dunia yang semakin terinterkoneksi saat ini. Biaya pusat data, misalnya – untuk energi, ruang, dll. – telah meningkat delapan kali lipat dari tahun 1996; padahal tingkat penggunaan server terdistribusi rata-rata hanya 6-15%.

Dalam merespon kebutuhan untuk infrasturktur baru, IBM bekerja-sama dengan ribuan klien di seluruh dunia, dengan menerapkan keahlian dan pengalaman industrinya yang luas, untuk menghubungkan semua benda-benda pintar ini ke sistem-sistem backend baru yang bertenaga besar. Sistem-sistem ini mampu memproses semua data itu, dan menerapkan analitik-analitik canggih yang dapat mengubahnya menjadi wawasan yang nyata secara real time.

Berlandaskan keahliannya tersebut, hari ini IBM mengumumkan produk dan layanan baru yang spesifik untuk berbagai industri, sehingga membantu klien-klien mengintegrasikan infrastruktur fisik dan digital mereka. Penawaran baru ini meliputi:

Mengelola Jumlah Informasi yang Demikian Besar
IBM juga mengumumkan teknologi-teknologi baru yang dapat membantu klien-klien mengelola data dalam jumlah besar secara aman dan efisien:

• Untuk membantu pelanggan mengelola dan mellindungi data yang jumlahnya meningkat pesat, IBM hari ini mengumumkan sebuah perangkat terintegrasi yang terdiri dari sebuah server, penyimpanan dan piranti lunak “duplikasi data”. IBM TS7650 ProtecTIER® Deduplication Appliance yang dapat menghilangkan pengulangan data dan memungkinkan pelanggan untuk menyimpan data lebih lama, melindungi data secara lebih efisien dan handal, serta menghemat uang dengan mengurangi kebutuhan energi, ruang lantai dan biaya pemeliharaan. Penawaran ini adalah hasil dari akuisisi Diligent Technologies oleh IBM pada tahun 2008.

• IBM mengumumkan pencanggihan terhadap IBM XIV Storage System, termasuk sebuah point of entry baru yang lebih rendah dan pencanggihan interoperabilitas. Konfigurasi kapasitas minimum yang 65% lebih kecil ini dirancang untuk pelanggan kelas menangah dan kelas enterprise yang membutuhkan kapasitas awal yang lebih kecil.

• Full-Disk Encryption pada IBM System Storage DS8000 yang membantu meningkatkan keamanan, serta mengurangi biaya dan kerumitan dengan drive inovatif yang dapat mengenkripsikan diri. Kebocoran data dan regulasi baru membangiktkan minat terhadap solusi-solusi penyimpanan IBM yang dapat mengenkripsikan diri dan terkemuka di industri. Solusi keamanan DS8000 tidak saja dapat menjamin keamanan data, tetapi juga menawarkan solusi yang simpel dan hemat biaya untuk secara aman “menghapus disk” yang sudah dipensiunkan atau digunakan untuk kepentingan lain.

• IBM Internet Security System yang dirancang dengan teknologi keamanan generasi mendatang untuk membantu klien-klien melindungi informasi penting mereka, mulai dari dalam perusahaan hingga ke jaringan. IBM dapat membantu menghindari kehilangan data dengan: pencegahan gangguan terhadap jaringan; pengimplementasian dan pengelolaan solusi-solusi enkripsi untuk lebih melindungi data meskipun perangkat ujungnya hilang atau dicuri; dan mempercanggih keamanan untuk email yang diterima dan dikirim.

• Perangkat InfoSphere Warehouse for System z versi beta yang baru dirancang untuk membantu klien-klien mengambil keputusan secara real time berdasarkan data bisnis inti guna meningkatkan pengelolaan pelanggan.

Mengurangi Ketidak-efisienan, Membangun Resiliensi
IBM juga mengumumkan piranti lunak baru yang akan membuat infrastruktur menjadi lebih resilien, tervirtualisasi, hijau dan efisien, selain membantu klien mengurangi biaya.

• Unsur utama dari sebuah infrastruktur yang lebih efisien adalah piranti lunak IBM Systems Director. Piranti lunak ini dapat menyusun aset-aset fisik dan digital yang berantakan. Piranti lunak Systems Director ini memungkinkan pelanggan mewujudkan efisiensi pada platform server UNIX, Windows, dan Linux. Alat-alat piranti lunak yang canggih dapat membantu manajer TI mengendalikan dan mengotomatisasikan sejumlah besar server fisik maupun virtual di berbagai perangkat keras IBM (maupun non-IBM), termasuk AIX, Windows, Linux, Power, VMware, Microsoft Virtual Server, Xen, dan z/VM. IBM Systems Director dapat secara otomatis memonitor operasi perangat keras di lokasi yang jauh dan mengambil tindakan yang tepat berdasarkan pemberitahuan yang ada.

Untuk membangun manfaat IBM Systems Director, IBM mengumumkan penawaran-penawaran baru:

• Piranti lunak IBM Tivoli Monitoring for Energy Management yang membawa fungsi otomatis ke dalam proses pengelolaan dam pelaporan konsumsi energi oleh aset-aset non TI – misalnya sebuah kantor yang membangun sistem AC atau lampu jalan kota. Dengan piranti lunak yang baru, organisasi-organisasi kini dapat menyusun berbagai bentuk laporan untuk membantu mereka melacak dan memvisualisasikan dinamika energi – dan mengambil tindakan, melakukan extrapolating tentang bagaimana perubahan dapat mendorong hasil bisnis yang berbeda-beda dengan menggunakan kalkulasi “what if”.

• IBM Resiliency Consulting Services yang menyediakan penilaian, perencanaan dan analisa dampak bisnis untuk mengidentifikasi proses bisnis utama yang paling berdampak pada pendapatan dan aset pelanggan, serta membantu mereka memprioritaskan strategi pemulihan yang mungkin diperlukan jika terjadi gangguan bisnis.


sumber : http://www.chip.co.id/direct/?paged=2

Kamis, 26 Februari 2009

SISTEM OPERASI (Operation System)

Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.

Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi.

Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi software terinstall. Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.

Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi
Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.

Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.

Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:

1. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
2. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
4. Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
5. Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.

Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu, tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti itu disebut sebagai Multi-tasking Operating System. Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS

Sebagai contoh, yang dimaksud sistem operasi itu antara lain adalah Windows, Linux, Free BSD, Solaris, palm, dan sebagainya.

Seiring dengan berkembangnya Sistem Operasi, semakin banyak lagi layanan yang menjadi layanan inti umum. Kini, sebuah OS mungkin perlu menyediakan layanan network dan koneksitas internet, yang dulunya tidak menjadi layanan inti umum. Sistem Operasi juga perlu untuk menjaga kerusakan sistem komputer dari gangguan program perusak yang berasal dari komputer lainnya, seperti virus. Daftar layanan inti umum akan terus bertambah.

Program saling berkomunikasi antara satu dengan lainnya dengan Antarmuka Pemrograman Aplikasi, Application Programming Interface atau disingkat dengan API. Dengan API inilah program aplikasi dapat berkomunikasi dengan Sistem Operasi. Sebagaimana manusia berkomunikasi dengan komputer melalui Antarmuka User, program juga berkomunikasi dengan program lainnya melalui API.

Walaupun demikian API sebuah komputer tidaklah berpengaruh sepenuhnya pada program-program yang dijalankan diatas platform operasi tersebut. Contohnya bila program yang dibuat untuk windows 3.1 bila dijalankan pada windows 95 dan generasi setelahnya akan terlihat perbedaan yang mencolok antara window program tersebut dengan program yang lain.

Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer sistem umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar:

1. Keluarga Microsoft Windows - yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows 7 (Seven) yang akan dirilis pada tahun 2009, dan Windows Orient yang akan dirilis pada tahun 2014)).
2. Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.
3. Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.4 (Tiger). Awal tahun 2007 direncanakan peluncuran versi 10.5 (Leopard).

Sedangkan komputer Mainframe, dan Super komputer menggunakan banyak sekali sistem operasi yang berbeda-beda, umumnya merupakan turunan dari sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX, dll.

Prosesor mengeksekusi program-program komputer. Prosesor adalah sebuah chip dalam sistem komputer yang menjalankan instruksi-instruksi program komputer. Dalam setiap detiknya prosesor dapat menjalankan jutaan instruksi.

Program adalah sederetan instruksi yang diberikan kepada suatu komputer. Sedangkan proses adalah suatu bagian dari program yang berada pada status tertentu dalam rangkaian eksekusinya. Di dalam bahasan Sistem Operasi, kita lebih sering membahas proses dibandingkan dengan program. Pada Sistem Operasi modern, pada satu saat tidak seluruh program dimuat dalam memori, tetapi hanya satu bagian saja dari program tersebut. Sedangkan bagian lain dari program tersebut tetap beristirahat di media penyimpan disk. Hanya pada saat dibutuhkan saja, bagian dari program tersebut dimuat di memory dan dieksekusi oleh prosesor. Hal ini sangat menghemat pemakaian memori.

Beberapa sistem hanya menjalankan satu proses tunggal dalam satu waktu, sedangkan yang lainnya menjalankan multi-proses dalam satu waktu. Padahal sebagian besar sistem komputer hanya memiliki satu prosesor, dan sebuah prosesor hanya dapat menjalankan satu instruksi dalam satu waktu. Maka bagaimana sebuah sistem prosesor tunggal dapat menjalankan multi-proses? Sesungguhnya pada granularity yang sangat kecil, prosesor hanya menjalankan satu proses dalam satu waktu, kemudian secara cepat ia berpindah menjalankan proses lainnya, dan seterusnya. Sehingga bagi penglihatan dan perasaan pengguna manusia, seakan-akan prosesor menjalankan beberapa proses secara bersamaan.

Setiap proses dalam sebuah sistem operasi mendapatkan sebuah PCB (Process Control Block) yang memuat informasi tentang proses tersebut, yaitu: sebuah tanda pengenal proses (Process ID) yang unik dan menjadi nomor identitas, status proses, prioritas eksekusi proses dan informasi lokasi proses dalam memori. Prioritas proses merupakan suatu nilai atau besaran yang menunjukkan seberapa sering proses harus dijalankan oleh prosesor. Proses yang memiliki prioritas lebih tinggi, akan dijalankan lebih sering atau dieksekusi lebih dulu dibandingkan dengan proses yang berprioritas lebih rendah. Suatu sistem operasi dapat saja menentukan semua proses dengan prioritas yang sama, sehingga setiap proses memiliki kesempatan yang sama. Suatu sistem operasi dapat juga merubah nilai prioritas proses tertentu, agar proses tersebut akan dapat memiliki kesempatan lebih besar pada eksekusi berikutnya (misalnya: pada proses yang sudah sangat terlalu lama menunggu eksekusi, sistem operasi menaikkan nilai prioritasnya).

Status Proses

Jenis status yang mungkin dapat disematkan pada suatu proses pada setiap sistem operasi dapat berbeda-beda. Tetapi paling tidak ada 3 macam status yang umum, yaitu:

1. Ready, yaitu status dimana proses siap untuk dieksekusi pada giliran berikutnya
2. Running, yaitu status dimana saat ini proses sedang dieksekusi oleh prosesor
3. Blocked, yaitu status dimana proses tidak dapat dijalankan pada saat prosesor siap/bebas